Powered By Blogger

Senin, 28 Februari 2011

Ilmuwan Indonesia : Atlantis itu Pseudoscience

Kisah Atlantis, kota berperadaban tinggi yang hilang ditelan bencana dahsyat itu terus berbalut misteri dan kenyataan. Peneliti Indonesia justru menilai, kisah Atlantis itu sebagai sekadar cerita dengan nilai ilmiah yang minim.
"Ini bukan ilmiah. Ini pseudoscience . Antara cerita dengan fakta ilmiah itu bercampur di sana," kata ilmuwan Indonesia, Thomas Djamaluddin, dalam perbincangan dengan VIVAnews .
Spekulasi keberadaan 'Atlantis yang hilang' diungkapkan ilmuwan asal Brazil, Arysio  Santos. Spekulasi itu terungkap dalam buku Santos berjudul"Atlantis the Lost Continents Finally Found".
Santos menyebut Indonesia sebagai lokasi Atlantis, berdasarkan definisi yang disebut Plato dalam 'Lost Civilization'.
Menurut Thomas Djamaluddin, benua Atlantis itu lebih banyak ada di dalamcerita saja. Bukan berada dalam kajian yang ada laporan ilmiahnya.
"Kalau itu sebagai fakta ilmiah sejarah geologi, Plato itu hanya berdasarkan pemahaman dia. Plato bukan menyebutkan data," jelas Djamaluddin.
Peneliti lulusan lulusan KyotoUniversity, Jepang, ini menilaisejarah geologi tidak memperlihatkan bahwa Indonesia adalah Atlantis.
"Tulisan sejenis Santos ini sudah beredar lama. Itu hanya dugaan-dugaan saja," ujar peneliti yang juga mendalami bidang astronomi ini.
Sebelumnya, dalam wawancara langsung yang dimuat laman YouTube , Santos tanpa ragu mengatakan bahwa Atlantis benar-benar ada dan bukan sekedar mitos. Anggapan bahwa Atlantis berada di Samudera Atlantis, memang logis. Namun, itu bukan lokasi yang tepat.
Menurut Santos, Samudera Hindia atau Laut China Selatan sebagai lokasi Atlantis hanya batasan."Lebih pastinya di Indonesia,"kata dia.

Atlantis dunia yang hilang (bag 2)

Lokasi Atlantis masih jadi misteri. Sejumlah spekulasi beredar, ada yang mengatakan kota kuno berperadaban tinggi itu berada di Kepulauan Mediterania, Gurun Sahara, Amerika Tengah, Antartika, bahkan Indonesia.
Dalam bukunya berjudul “Atlantis the Lost Continents Finally Found”, seorang ilmuwan asal Brazil, Arysio  Santos, menyebut Indonesia sebagai lokasi Atlantis, berdasarkan definisi yang disebut Plato dalam 'Lost Civilization'.
Dalam wawancara yang dimuat laman YouTube, Santos tanpa ragu mengatakan bahwa Atlantis benar-benar ada dan bukan sekedar mitos.
Santos menjelaskan mengapaselama ini para ilmuwan gagal menemukan Atlantis dan bahkan ragu akan keberadaan kota yang hilang itu.
"Karena mereka mencarinya di tempat yang salah. Merekamencarinya di Laut Atlantik,"kata dia dalam wawancara diYouTube, seperti dimuat laman Hubpages.
Anggapan bahwa Atlantis berada di Samudera Atlantik,memang logis. Namun, itu bukan lokasi yang tepat.
"Atlantis berada di Lautan Hindia [Indonesia], di belahan lain bumi," kata dia. Di belahan bumi timur itulah, tambah Santos, peradaban bermula.
Lalu, pada Februari 2009, beredar kabar mengejutkan soal Atlantis. Google Earth menemukan bekas-bekas peradaban kuno di Samudera Atlantik, tepatnya di Afrika.
Spekulasi beredar, reruntuhan itu adalah Atlantis. Namun, pihak Google lalu mengkonfirmasi, bahwa apa yang disangka alur kota tua ternyata artefak dari proses pengumpulan data pengukuran dasar laut oleh kapal - dengan menggunakansonar.
Alur garis, yang dikira bekas reruntuhan, adalah bayangankapal saat proses pengumpulan data.

Minggu, 27 Februari 2011

Atlantis dunia yang hilang

Sebuah tim peneliti Spanyol CSIC menelitiarea berawa di taman Andalusia. Mereka sedang mencari bukti-bukti peradaban yang ada sekitar 3.000 tahun lalu, Tartessos.
Mereka yakin Tartesos, peradaban tinggi di selatan Iberia, beribu kota di lokasi yang saat ini menjadi taman nasional Donana.
Sebelumnya, para ilmuwan menemukan bukti-bukti eksistensi budaya Tartessian di daerah dekat mulut SungaiGualdalquiver, lokasi pertemuan sungai itu dengan Samudera Atlantik.
"Gempa bumi dan tsunami menghancurkan menjadi akhir kekuasaan Tartesian, yang saat itu sedang berada di puncak,"  kata Sebastian Celestino, pemimpin proyek, seperti dimuat laman Telegraph , 18 Januari 2010.
Foto udara menunjukan keberadaan pola-pola, mirip bekas kota, yang tak mungkin dihasilkan secara alami.
Peradaban Tartessian di selatan Spanyol berkembang di abad 11 hingga 7 sebelum masehi. Tartessian adalah negeri kaya yang memperdagangkan emas danperak dari tambang sendiri. Tartessian telah lama dihubung-hubungkan dengan legenda Atlantis yang hilang.
Ketika ilmuwan Spayol menolak spekulasi bahwa apayang mereka cari berhubungan dengan Atlantis, ilmuwan lain berpendapat sebaliknya. Apa yang sedang dilakukan ilmuwan CSIC dianggap bisa jadi terobosan besar untuk menjawab misteri Altantis.
"Bukti menunjukan Atlantis bukanlah bukan fiksi, cerita rakyat, atau mitos. Tapi nyata berdasarkan apa yang diungkap Plato," kata Georgeos Diaz-Montexano, arkelolog Cuba yang 15 tahunmendedikasikan hidupnya mencari keberadaan Atlantis.
"Apa yang dicari CISC memang bukan Atlantis, tapi mereka semakin dekat dengan legenda itu." lanjut dia.

Menyengsarakan anggota DPR

SUATU hari di negara antah berantah, muncul suatu kebijakan baru yang belum pernah dilakukan sebelumnyadi negara lain.
Kebijakan itu yakni, setiap orang yang berstatus wakil dinaikkan pangkatnya. Wakil presiden jadi presiden, wakil direktur menjadi direktur, wakil komandan menjadi komandan  wakil gubernur menjadi gubernur, wakil RT menjadi ketua RT dan seterusnya. Yang penting dalam program ini tidak ada penggusuran posisi. Perkara ada posisi ganda, itu bisa diatur dalam pembagian tugasnya.
Masalah pembengkakan anggaran, semua ditanggung oleh negara. Sesudah mantapdengan rencana itu, diajukanlah program ini ke DPR untuk mendapatkan persetujuan mereka. Ternyata mereka menolak. Betul-betul menolak keras. Bahkan, ditolak mentah-mentah dengan sangat keras.
Alasannya, program ini menyengsarakan anggota DPR. Bayangkan, mereka akan berubah status dari wakil rakyat menjadi rakyat.

Wkwkwkwkwk

PSK HAMIL TUA

Seorang pekerja seks bernama Cinta sedang hamil delapan bulan. Perutnya sudah tampak membuncit namun ia tetap beroperasi di malam pergantian tahun ini. Sambil menunggu pelanggan datang,Cinta pun mengobrol dengan rekan seprofesinya yang bernama Tata.
Tata: "Cin dah berapa bulan lo hamil?"
Cinta: "Delapan bulan Ta..."
Tata: "Kira-kira mau kau berinama apa anakmu ntar kalauudah lahir?"
Cinta:"Bram aja deh.."
Tata:"Punya makna khusus kayaknya tuh nama."
Cinta:"Ah ngga juga Bram cuma singkatan dari beramai-ramai."

Suntik botox bisa mengobati miss V

Sukabumi, Khasiat botox bukan hanya mengencangkan kulit wajah yang mulai keriput akibat proses penuaan. Bagi wanita yang mengalami vaginismus atau selalu merasa sakit di bagian intim setiap kali dipakai untuk bercinta, kini botox bisa jadi solusi.
Vaginismus terjadi karena respons berlebihan pada otot vagina ketika ada benda asing berusaha untuk menyusup ke dalamnya. Ketika terjadi penetrasi oleh penis, secara refleks otot-otot itu akan menegang dan memicu rasa nyeri di bagian intim wanita.
Rasa sakit sebenarnya masih wajar jika terjadi saat baru pertama kali berhubungan seks. Namun jika selalu sakit meski sudah berulang kali melakukannya, maka hal itu menjadi masalah serius karena akan mengganggu keharmonisan hidup berumahtangga.
Dokter bedah plastik asal New Hampshire, Amerika Serikat, Dr Peter T Pacik menawarkan solusi baru untuk mengatasinya. Ia menggunakan injeksi botox atau botulinum toxin, yang juga sering disuntikkan di wajah untuk mengencangkan kulit keriput.
"Biasanya saya gunakan obat penenang sebelum menyuntikkannya, sehingga pasien disuntik dalam kondisi tertidur agar tidak panik," ungkap Dr Pacik yang baru mengusulkan terapi ini agar disetujui Food and Drug Administration (FDA), seperti dikutip dari MSNBC , Senin (28/2/2011).
Dengan botox, Dr Pacik mengaku telah berhasil mengobati 78 pasien yang hampir semuanya sembuh hanya dalam sekali suntik. Tak lama setelah terapi itu diberikan, otot vagina menjadi lebih rileks sehingga tidak terasa sakit saat terjadipenetrasi oleh penis pasangannya.
Sebuah penelitian di jurnal Archieves of Dermatology belum lama ini makin menguatkan klaim Dr Pacik bahwa botox bisa dipakai untuk mengatasi berbagai masalah pada Ms V. Penelitian tersebut mengungkap, botox juga bisa mengatasi vulvodyna atau sensasi terbakar pada Ms V saat berhubungan seks.

Google tawarkan sertifikasi bagi profesional TI

San Francisco, Raksasa internet Google meluncurkan program sertifikasi bagi para profesional di
bidang TI (Teknolog Informasi) yang bisa menunjukkan kemampuannyadalam menggunakan, mengembangkan dan menjual Google Apps for Business.
Mereka yang tertarik mendapatkan sertifikasi ini harus mengikuti ujian dan menjawab sebanyak 98 pertanyaan dalam bentuk essay atau pilihan ganda. Jikalolos pada ujian yang berlangsung 2 jam 45 menit, mereka akan menerima sertifikat dan lencana GoogleApps Certified Deployment Specialist.
Sangat mudah? Tunggu dulu, semua pertanyaan tentunya berkaitan dengan bidang TI yang melibatkan pengalamanpara peserta selama berkutatdengan Google Apps for Business.
"Sebelum mengikuti ujian, peserta disarankan telah mengalami pengalaman di bidang IT profesional minimal3-6 tahun dan menyelesaikan sedikitnya tiga Google Apps for Business. Penggunaan itu harus melibatkan kompleksitas teknis dan integrasi data signifikan sertamigrasi bekerja," terang Google.
Dikutip detikINET dari IT Pro Portal, Minggu (27/2/2011), para kandidat juga harus memahami Google Apps Directory Sync dan tools sever side migration seperti Google Apps Migration for Microsoft Exchange.
Hasil tes langsung diumumkan segera setelah peserta selesai ujian. Nah , mereka yang lolos akan dikirimi sertifikat melalui email. Sementara peserta yang gagal, juga dikonfirmasimelalui email dengan menyertakan saran mengenaibagian mana saja yang perlu dikembangkan.
Untuk saat ini, ujian sertifikasi baru tersedia dalam bahasa Inggris. NamunGoogle juga ingin menawarkan sertifikasi ini bagi para peserta yang menggunakan bahasa selain bahasa Inggris dalam waktu dekat.

Cara belajar meresensi buku

Tidak ada buku yang tidak bisa diresensi. Bagi para siswa, belajar meresensi bukusangat menyenangkan dan tidak sulit untuk memulainya.
Demikian diungkapkan pengasuh rubrik Pustakaloka di Harian Kompas , Shinta Ratnawati, saat membawakan acara pelatihan resensi buku di acara Kompas Gramedia Fair (KG Fair) 2011 di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta, Kamis (24/2/2011). Diadakan oleh tim pengasuh Pustakaloka, Harian Kompas ,peserta pelatihan ini sangat beragam dan dari berbagai usia, yang bahkan tampak beberapa peserta kalangan siswa SMP.
Shinta menjelaskan, banyak hal perlu diketahui tentang resensi, mulai dari panduan hingga catatan yang perlu diperhatikan dalam menulis resensi. Menurutnya, resensi berbeda dengan ringkasan.
"Resensi itu lebih dalam, deskriptif, dan harus ada evaluasinya," ujar Shinta.
Ia menambahkan, sebuah resensi buku harus memaparkan seluruh isi bukutersebut. Resensi itu juga harus menjawab, apa dan mengapa buku itu diresensi.
Shinta juga menjelaskan, resensi buku sifatnya harus independen, tidak boleh ada unsur promosi. Jika bagus harus bilang bagus dan jangan menutupi kekurangan obyek yang diresensi. Bahkan, ada baiknya sebelumdipublikasi dilakukan penyuntingan terhadap resensi buku itu.
"Jika berfikir bahwa sekali menulis itu sudah cukup untuk dipublikasi, itu salah," kata Shinta.

Lawan korupsi lewat pendidikan karakter

Korupsi telah menyebar dalam sendi hidup bangsa ini.Karena itu, perang panjang melawan korupsi tidak mungkin dimenangi tanpa ada perombakan sistem pendidikan, dari hanya pedulipada aspek kognitif menjadi lebih fokus membentuk karakter.
Demikian disampaikan sejumlah pembicara pada hari kedua seminar nasional Kompas tentang ”Korupsi yang Memiskinkan”, Selasa (22/2/2011) di Jakarta.
"Pendidikan kita hanya mengembangkan aspek kognisi. Tidak pernah dipertanyakan, cerdas dan pintar untuk apa. Seharusnya yang dididik dahulu adalah hasrat dan kebiasaan publik,"kata Karlina Supeli, pengajar Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara.
Menurut Karlina, bangsa ini membutuhkan model"Restorasi Meiji" di Jepang, yang menekankan pendidikantiga tahun sesudah sekolah dasar untuk kewarganegaraan, pembentukan karakter, dan pendidikan tentang kehidupan bersama dalam masyarakat.
"Kita butuh sekolah yang sanggup melahirkan generasimanusia yang siap menjalin pengetahuan berbasis integritas, yang mengejar pengetahuan untuk kebaikan bersama, dan mengembangkan pengetahuan tidak terkorupsiserta bukan untuk korupsi," kata Karlina.
Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ahmad SyafiiMaarif mengingatkan, korupsi hanya bisa dikalahkan oleh generasi yang memiliki idealisme tahan banting, bukan idealisme musiman yang rentan godaan benda dan kekuasaan. Dia juga mengkritik adanya pemisahanantara kesalehan pribadi dan kesalehan sosial.
Zainal Arifin Mochtar, Direktur Pusat Kajian Anti-Korupsi Universitas Gadjah Mada, berharap Kementerian Pendidikan Nasional (Kemdiknas) yang menggandeng Komisi Pemberantasan Korupsi serius mengembangkan kurikulum antikorupsi.
"Memang tidak mudah karena Kemdiknas juga sarang korupsi," kata Zainal.

Kata siapa ITB gak Aman?

Pascateror di Kampus InstitutTeknologi Bandung, Rabu (16/2/2011), kondisi kampus tersebut sangat kondusif. Sivitas akademika ITB merasatenang dan tidak terpengaruholeh teror tersebut.
Bebi Tan, mahasiswa semester II Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA) ITB, mengatakan, insiden penggantungan kepala babi di jembatan Gedung Laboratorium Teknologi V dan VI pada pekan lalu itu sama sekali tak memengaruhi kegiatan belajar-mengajar di kampus tersebut. Mahasiswa asal Riau itu juga tak merasa terancam dengan kejadian tersebut.
"Di sini enggak heboh, tuh . Hebohnya cuma di internet, di sini (kampus ITB) biasa-biasa saja," kata Bebi di Bandung ketika dihubungi Kompas.com , Jumat (25/2/2011).
Hal tersebut diperkuat oleh pernyataan Rektor ITB Prof Akhmaloka. Ia menegaskan, kondisi di Kampus ITB saat inisangat kondusif. Sama sekali tidak ada kekhawatiran dari sivitas akademika setempat. Akhmaloka juga mempersilakan masyarakat datang ke Kampus ITB untuk membuktikan bahwa kondisi ITB aman. "Enggak ada apa-apa, seperti biasa saja," kata Akhmaloka.
Akhmaloka menambahkan, kasus tersebut kini diselidiki kepolisian. Ia tidak pernah dipanggil oleh pihak berwajib untuk dimintai keterangan terkait dengan hal tersebut.

Ternyata laba laba tertarik dengan bau manusia

Tidak hanya nyamuk, laba-laba jenis tertentu ternyata menyukai bau manusia. Pada sebuah penelitian yang dilakukan di Kenya, bau kaus kaki manusia yang sudah dipakai selama beberapa jam ternyata menarik bukan hanya bagi nyamuk, tetapi juga laba-laba.
Ahli biologi laba-laba, Fiona Crossat dari University of Canterbury, Selandia Baru, melakukan eksperimen di sebuah laboratorium di Kenya untuk menguji hipotesisnya tersebut. Ia menggunakan satu kaus kaki bersih dan satu kaus kaki yang sudah dipakai selama 12jam.
Ternyata dari 109 laba-laba pelompat spesies Evarcha culicivora yang mereka uji, jantan dan betina, tua dan muda, semuanya tertarik pada ruang dengan kaus kakiyang sudah bau. Ia menyimpulkan, laba-laba tertarik pada bau manusia karena biasanya di lokasi itu terdapat banyak nyamuk yang menjadi mangsanya. Evarcha culicivora merupakan satu-satunya predator yang secara khusus memangsa nyamuk pengisap darah.
Riset terdahulu menemukan bahwa nyamuk Anopheles gambiae , penyebar parasit malaria, sangat tertarik padabau manusia. Di sisi lain, parailmuwan juga menemukan spesies laba-laba pelompat Evarcha culicivora yang menjadikan nyamuk Anopheles sebagai mangsa utamanya.
"Temuan laba-laba yang menyukai bau manusia belumpernah terjadi sebelumnya dan bisa membuka jalan baruuntuk mengendalikan populasi nyamuk malaria," ujar Cross, seperti dikutip Live Science .
Meski serangga ini bukan kunci utama pemberantasan malaria, Cross melihatnya dengan optimistis sebagai salah satu kepingan teka-tekimalaria yang bisa dimanfaatkan pada masa depan dan tersedia gratis di alam.

Kamis, 24 Februari 2011

ITB Buka Pascasarjana Ilmu Gempa Bumi Aktif
Arief Pratama
INILAH.COM, Bandung - Institut Teknologi Bandung (ITB) membuka program pascasarjana ilmu gempa bumi aktif yang berada di bawah naungan Fakultas Ilmudan Teknologi Kebumian.
Program tersebut dibuka Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif di Aula Fakultas Ilmu Teknologi Kebumian ITB, Rabu (2/2/2011). Dalam sambutan pembukaan, Syamsul berharap program pascasarjana Great ( Graduate Research on Earthquake and active tectonics ) bisa menghasilkan ahli-ahli gempa bumi dan gunung api.
"Besar harapan dengan adanya Great ini, bisa membantu para ahli dalam meneliti gunung berapi di Indonesia dan penanganannyajika terjadi bencana di Indonesia. Bahkan hal ini jugasebagai bukti jika untuk belajar gempa dan gunung api tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, saat ini di Indonesia pun sudah siap dengan adanya Great ITB," ujar Syamsul.
Sementara itu Dekan Fakultas Ilmu Teknologi Kebumian Edi Aryono Subrotomengatakan, program tersebut sebagai penunjang penelitian dalam menghadapibencana alam seperti gunungberapi dan gempa yang sering terjadi di Indonesia.
"Nantinya mahasiswa yang akan menjalani program pascasarjana sekitar 1,5 tahun, di mana setengah tahunnya akan dilakukan research , selanjutnya mahasiswa akan dibagi dalambeberapa jurusan seperti geologi dan geofisika. Pada tahun kedua akan dijuruskan di bidang masing-masing keahliannya sesuai spesialisasi gempa serta sesuai dengan minantnya," ujar Edi.
Staf pengajar akan diambil dari para ahli bumi dan ahli vulkanologi Indonesia. Untuk saat ini mahasiswa Great baru ada 7 orang. Semuanya berasal dari kalangan instansipemerintah, dan BMKG, sertaperwakilan dari mahasiswa ITB yang melanjutkan ke Pascasarjana.[gin]