ITB Buka Pascasarjana Ilmu Gempa Bumi Aktif
Arief Pratama
INILAH.COM, Bandung - Institut Teknologi Bandung (ITB) membuka program pascasarjana ilmu gempa bumi aktif yang berada di bawah naungan Fakultas Ilmudan Teknologi Kebumian.
Program tersebut dibuka Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Syamsul Maarif di Aula Fakultas Ilmu Teknologi Kebumian ITB, Rabu (2/2/2011). Dalam sambutan pembukaan, Syamsul berharap program pascasarjana Great ( Graduate Research on Earthquake and active tectonics ) bisa menghasilkan ahli-ahli gempa bumi dan gunung api.
"Besar harapan dengan adanya Great ini, bisa membantu para ahli dalam meneliti gunung berapi di Indonesia dan penanganannyajika terjadi bencana di Indonesia. Bahkan hal ini jugasebagai bukti jika untuk belajar gempa dan gunung api tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, saat ini di Indonesia pun sudah siap dengan adanya Great ITB," ujar Syamsul.
Sementara itu Dekan Fakultas Ilmu Teknologi Kebumian Edi Aryono Subrotomengatakan, program tersebut sebagai penunjang penelitian dalam menghadapibencana alam seperti gunungberapi dan gempa yang sering terjadi di Indonesia.
"Nantinya mahasiswa yang akan menjalani program pascasarjana sekitar 1,5 tahun, di mana setengah tahunnya akan dilakukan research , selanjutnya mahasiswa akan dibagi dalambeberapa jurusan seperti geologi dan geofisika. Pada tahun kedua akan dijuruskan di bidang masing-masing keahliannya sesuai spesialisasi gempa serta sesuai dengan minantnya," ujar Edi.
Staf pengajar akan diambil dari para ahli bumi dan ahli vulkanologi Indonesia. Untuk saat ini mahasiswa Great baru ada 7 orang. Semuanya berasal dari kalangan instansipemerintah, dan BMKG, sertaperwakilan dari mahasiswa ITB yang melanjutkan ke Pascasarjana.[gin]

Tidak ada komentar:
Posting Komentar